KOMA.ID, JAKARTA — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian.
Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menilai keputusan ini menunjukkan komitmen Presiden dalam menjaga kemandirian dan profesionalitas Polri.
“PB SEMMI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo. Menurut kami, ini langkah yang tepat dan sesuai dengan semangat reformasi,” ujar Bintang di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Praktisi Hukum Ingatkan Bank Mandiri Jangan Asal Blokir Rekening, Harus Lindungi Hak Nasabah
Menurut Bintang, posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian dari amanat reformasi yang harus dijaga.
Ia menjelaskan, jika Polri ditempatkan di bawah kementerian justru berpotensi menjadi langkah mundur dalam reformasi sektor keamanan.
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Aman, 71 Aksi dan Berbagai Kegiatan Dikawal Polisi
“Kalau Polri di bawah kementerian, ada risiko independensinya terganggu dan terlalu banyak campur tangan birokrasi. Posisi saat ini sudah tepat untuk menjaga kinerja dan tanggung jawab Polri,” tegasnya.
PB SEMMI juga menyatakan akan terus mendukung perbaikan di tubuh Polri agar semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.
“Kami mendukung Polri untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan semakin dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.
Selain itu, Bintang menyebut keputusan ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momen hari ulang tahun Polri.
“Ini bisa menjadi kado terindah bagi Kapolri dan seluruh jajaran. Sekaligus jadi bentuk kepercayaan agar Polri terus memperbaiki diri,” tutup Bintang. (NOE)














