Koma.id, JAKARTA – Koordinator Forum Diskusi Relawan Jokowi Gus Sholeh MZ mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah bekerja keras menerjang badai tsunami kasus Ferdi Sambo.
“Satu bulan penuh kita dihadapkan hiruk pikuk kasus Ferdy Sambo, benang kusut kasus ini satu persatu bisa diurai oleh Kapolri. Sebagai relawan Jokowi kita mengawal kasus ini sampai di Pengadilan,” tegas Gus Sholeh.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
Hal itu disampaikannya dalam Webinar Rakyat Bersama Polri dengan tema “Dukung Kapolri Bersih-Bersih di Internal Polri”, Minggu (28/8/2022).
Menurutnya, banyak PR yang harus di benahi dibalik kasus Ferdy Sambo jangan banyak drama lagi dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan. Pihaknya pun mendukung Kapolri segera tuntaskan kasus Ferdy Sambo hingga terang benderang.
“Kita tidak membenci Kepolisian, harapan kita Kepolisian mengayomi, menjaga keamanan dan kondusifitas. Akan tetapi bagaimana jika aparat kita di dalamnya banyak tikus? Kita dukung Pak Kapolri bersih-bersih, kita dukung penuh,” ucap Gus Sholeh.
“Yang disampaikan Pak Listyo Sigit luar biasa, akan memberantas judi online, Narkoba. Jika ada pihak kepolisian menggunakan apalagi mengedarkan maka akan ada tindakan tegas,” tambah dia lagi.
Ditempat yang sama, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa dalam kaitan isu saat ini, pasca reformasi, Polisi secara struktural ditempatkan pada posisinya yang terhormat dimana ditempatkan dibawah posisi angkatan bersenjata. Polisi bertugas untuk melindungi, mengayomi, dan penegakan hukum terhadap warga sipil. Oleh karena itu, reformasi struktural ini harus dijaga dan sebagainya instrumen demokrasi.
“Justru dalam situasi pasca reformasi struktural berhasil dan kewenangan Polisi yang besar dimaksudkan agar tertib hukum sipil dan penghormatan terhadap HAM,” ucap Sugeng.
Kata dia, sebagai masyarakat sipil memberikan kontribusi dimana polisi yang di idam-idamkan untuk menjadi tribata. Seluruh elemen masyaralat harus membenahi lebih dahulu dan mengingatkan bahwa polisi melayani masyarakat bukan lebih berkuasa dari rakyat.
“Kita harus mendukung mereka (Polisi) dalam bekerja dan kita mengkehendaki bahwa mereka ini agar terus ada. Kita bersama-sama mengingatkan bahwa mereka sebagai pelayan rakyat,” pungkasnya.














