KOMA.ID, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turut memeriahkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara yang digelar di kawasan Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Dalam karnaval tersebut, Polri menampilkan pesan tentang kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai program pelayanan dan pengabdian yang dijalankan untuk mendukung pembangunan nasional.
Melalui tema yang diusung, Polri menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat dengan menjalankan fungsi untuk melindungi, mengayomi, dan melayani.
“Polri hadir di tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Bersama-sama membangun Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera,” menjadi pesan yang ditampilkan dalam karnaval tersebut.
Penampilan Polri diawali dengan kesenian Baleganjur Bali yang dibawakan oleh anggota Polri. Pertunjukan tersebut menjadi simbol kedekatan polisi dengan masyarakat sekaligus menggambarkan keberagaman seni dan budaya sebagai salah satu perekat persatuan Indonesia.
Pertunjukan Baleganjur juga diiringi para penari yang merepresentasikan nilai-nilai budaya dari sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran berbagai unsur budaya tersebut menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi identitas bangsa Indonesia.
Selain menampilkan kesenian Nusantara, kendaraan karnaval Polri juga mengangkat berbagai bentuk pelayanan dan program unggulan kepolisian.
Pada bagian depan, ditampilkan konsep pelayanan Polri kepada masyarakat melalui layanan call center yang dikemas dengan sentuhan budaya Sulawesi Utara. Bagian tersebut juga menampilkan hasil program swasembada pangan yang dikembangkan Polri.
Sementara pada bagian belakang, Polri memperkenalkan sejumlah program unggulan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional.
Program yang ditampilkan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Desk Ketenagakerjaan, SMA Kamala Taruna Bhayangkara, Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih, Jembatan Merah Putih Presisi, Polri Super App Presisi, Smartcity Road Safety Policy, serta Hunian Tetap Presisi Aceh.
Kehadiran berbagai program tersebut dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara menjadi bagian dari upaya Polri menunjukkan transformasi pelayanan kepolisian yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat.
Melalui rangkaian pertunjukan budaya dan representasi program pelayanan tersebut, Polri membawa pesan bahwa institusi kepolisian merupakan bagian dari masyarakat dan memiliki peran dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung kemajuan bangsa.
“Polri hadir untuk masyarakat dan mengabdi untuk Indonesia.”














