KOMA.ID – Programmer sekaligus Praktisi Digital Marketting Tatang Iwan Suryana menegaskan bahwa secara konstitusional dan penegakan hukum publik tanah air membutuhkan Polri.
Dan disini, pria yang akrab disapa Kang Tatang ingin memberikan kontribusinya turun gunung membantu membenahi agar Korps Bhayangkara itu bisa berjalan semestinya dan lebih dicintai oleh masyarakat.
“Kita itu butuh Polri secara konstitusional, kita bantu benahi agar institusi berjalan semestinya,” tegas Kang Tatang saat Podcast bertema “Percuma Polri Bermain Medsos ? Tantangan Polri dalam Pemilu 2024 di Era Digital” yang dipandu Pengamat Politik IPI Karyono Wibowo, Selasa (11/4/2023).
Menurutnya, jika Polri berjalan sesuai mandatnya yakni on the track dalam merespons pengaduan masyarakat maka kepercayaan publik secara otomatis akan meningkat drastis. Terlebih, usai Polri diguncang tsunami masalah besar yang membelit institusi tersebut yakni kasus FS dan TM.
“Makanya jika ada kasus cepat direspon, lalu jika ada kendala maka kendalanya dimana, hilangkan rasa suudzon. Jangan sampai masyarakat berpikir kesana. Secara simpel (sederhananya) seperti itu,” tambahnya.
Oleh karenanya, lanjut Kang Tatang, layanan masyarakat berbasis aplikasi maka sangat perlu di Orkestrasi. Dengan fungsi-fungsi yang berbeda-beda makanya perlu di Orkestrasi dengan membuat satu jembatan untuk memudahkan.
“Antar fungsi harus berkomunikasi dengan baik. Jika difasilitasi dengan satu media yang memudahkan maka akan sangat efektif. Apakah dibutuhkan untuk suatu aplikasi untuk interkoneksi masing-masing satker, sehingga tersentralisasi dengan baik,” pungkasnya.














