Koma.id | Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi mengubah ketentuan bagasi penumpang mulai hari ini. Aturan baru ini menggunakan sistem Piece Concept, menggantikan sistem lama berbasis total berat atau Weight Concept.
Dalam aturan baru, jatah bagasi dihitung berdasarkan jumlah koper (piece) dan batas berat masing-masing koper. Direktur Transformasi Garuda Indonesia, Neil Raymond Mills, menyebut kebijakan ini bertujuan memberikan kejelasan bagi penumpang sejak tahap perencanaan perjalanan.
Menhan Sjafrie: Masyarakat Harus Gotong Royong Tangani Karhutla, Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah
“Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi,” ujarnya. Selasa (01/09).
Contoh penerapan:
- Jika tiket mencantumkan 1 piece maksimal 23 kg, penumpang hanya boleh membawa satu koper dengan berat maksimal 23 kg.
- Jika tiket mencantumkan 2 pieces x 23 kg, penumpang dapat membawa dua koper masing-masing maksimal 23 kg. Kuota tidak bisa digabung menjadi satu koper seberat 46 kg.
Ketentuan Berdasarkan Kelas
- Ekonomi domestik: 1 koper maksimal 23 kg.
- Ekonomi internasional: 2 koper masing-masing maksimal 23 kg.
- Business dan First Class: 2 koper masing-masing maksimal 32 kg, tergantung rute dan tiket.
Garuda menegaskan informasi pada e-ticket menjadi acuan utama terkait jatah bagasi.
Jika bagasi melebihi ketentuan, penumpang harus memeriksa apakah kelebihan berasal dari jumlah koper, berat masing-masing koper, atau keduanya. Barang bisa dipindahkan antar koper selama tidak melampaui batas berat per koper. Jika jumlah koper melebihi jatah, penumpang wajib menggunakan layanan excess baggage.
Ketentuan bagasi kabin tetap berlaku:
- 1 tas atau koper kabin.
- Ukuran maksimal 56 x 36 x 23 cm (total dimensi ≤115 cm).
- Berat maksimal 7 kg.
Tiket Lama dan Penerbangan Codeshare
- Tiket yang dibeli sebelum 1 September 2026 masih mengikuti aturan lama berbasis total berat.
- Untuk penerbangan codeshare atau interline dengan maskapai lain, ketentuan bagasi dapat berbeda. Penumpang diminta memeriksa kembali aturan yang berlaku sebelum berangkat.









