Koma.id – Polda Metro Jaya menegaskan pelaksanaan patroli skala besar dan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Jakarta bukan dilakukan sebagai respons terhadap isu gangguan keamanan yang belakangan ramai beredar di media sosial. Langkah tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan patroli dan penyekatan merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah perbatasan Jakarta dengan Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
“Patroli skala besar dan penyekatan ini merupakan kegiatan rutin kepolisian, bukan karena adanya isu tertentu yang berkembang di masyarakat,” kata Budi, dikutip Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara berkala mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang keluar masuk Jakarta. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan, balap liar, tawuran, hingga tindak kriminal lainnya sebelum terjadi.
Budi menambahkan patroli rutin juga menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama menjelang sejumlah agenda nasional yang dipusatkan di Jakarta.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi keamanan. Kepolisian memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya tetap aman dan kondusif serta seluruh personel terus disiagakan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan.














