KOMA.ID, JAKARTA – Keluarga almarhum Affan Kurniawan mengimbau rekan-rekan seprofesi dan masyarakat luas agar tidak menggelar peringatan satu tahun wafatnya Affan secara berlebihan.
Imbauan tersebut disampaikan Zulkifli, ayah almarhum Affan, menyusul adanya informasi yang diterima keluarga mengenai rencana peringatan satu tahun wafat putranya dalam insiden yang terjadi di Jakarta pada Agustus 2025 lalu.
Zulkifli mengatakan keluarga memahami niat dan semangat rekan-rekan Affan untuk mengenang almarhum. Namun, keluarga berharap penghormatan tersebut cukup diwujudkan melalui doa.
Praktisi Hukum Ingatkan Bank Mandiri Jangan Asal Blokir Rekening, Harus Lindungi Hak Nasabah
“Kami selaku keluarga menghimbau dan berharap kepada seluruh rekan seprofesi almarhum dan kepada masyarakat luas untuk tidak perlu adanya peringatan yang berlebihan tersebut,” ujar Zulkifli dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Ia menegaskan keluarga tidak bermaksud menghalangi rekan-rekan Affan untuk mengenang almarhum. Namun, keluarga berharap keputusan tersebut dapat dihormati demi ketenangan Affan.
Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Aman, 71 Aksi dan Berbagai Kegiatan Dikawal Polisi
“Saya sekeluarga mengerti dan memahami semangat dari rekan-rekan almarhum. Tapi kami dari pihak keluarga hanya meminta doa kepada rekan-rekan untuk almarhum agar dilapangkan kuburnya, diampuni dosanya, dan diterima amal ibadahnya,” katanya.
Keluarga Pilih Pengajian di Masjid
Zulkifli menjelaskan keluarga sendiri memilih memperingati satu tahun wafatnya Affan dengan cara sederhana melalui pengajian dan doa bersama di masjid terdekat.
Menurutnya, keluarga tidak menginginkan adanya kegiatan besar yang membawa nama almarhum.
“Karena kami dari keluarga juga hanya melakukan pengajian dan doa bersama di masjid terdekat,” tuturnya.
Ia juga meminta rekan-rekan Affan memahami dan menghormati sikap keluarga tersebut. Zulkifli berharap tidak ada kegiatan yang mengatasnamakan almarhum tanpa persetujuan keluarga.
“Kami berharap kepada rekan-rekan almarhum untuk dapat mengerti dan menghormati keputusan keluarga demi ketenangan almarhum yang insya Allah sudah husnul khotimah,” ujarnya.
Lebih jauh, keluarga juga menyampaikan keberatan apabila foto Affan, konten mengenai dirinya, maupun kegiatan yang mengatasnamakan almarhum kembali diproduksi atau disebarluaskan dalam rangka peringatan tersebut.
“Kami keluarga juga tidak berkenan foto almarhum, konten-konten tentang almarhum, dan kegiatan apapun yang mengatasnamakan almarhum,” tegas Zulkifli.
Karena itu, keluarga kembali mengajak seluruh pihak yang ingin mengenang Affan untuk cukup mendoakannya tanpa menggelar kegiatan yang dinilai berlebihan.
“Sekali lagi kami imbau kepada rekan-rekan almarhum hanya memberikan doa tanpa adanya kegiatan yang berlebihan demi kesenangan almarhum,” pungkasnya.














