Koma.id — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat adanya peningkatan kasus penyakit yang mirip influenza (ILI), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir.
Peningkatan ini terdeteksi melalui laporan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) ke dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa tren serupa juga terjadi di sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand, yang didominasi oleh penyebaran virus influenza tipe A.
“Kasus yang terjadi di Indonesia sejalan dengan tren di kawasan regional. Varian virus influenza tipe A memang sedang dominan di negara-negara tropis,” ujar Aji, Jumat (17/10).
Menurut Aji, di negara tropis seperti Indonesia, virus influenza bersirkulasi sepanjang tahun. Namun, aktivitas penularannya cenderung meningkat pada periode tertentu, terutama saat peralihan musim dan penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah.
“Sekarang kita mulai memasuki masa peralihan menuju musim hujan. Ditambah dengan kondisi udara yang buruk di beberapa kota besar, hal ini dapat meningkatkan risiko penularan penyakit pernapasan,” tambahnya.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker di area padat dan berpolusi, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan yang tak kunjung membaik.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat sistem surveilans penyakit menular melalui SKDR guna mendeteksi dan merespons potensi wabah secara cepat di lapangan.











