Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Anak Diintimidasi, Konflik Ahmad Bahar Vs Hercules Makin Memanas

Views
×

Anak Diintimidasi, Konflik Ahmad Bahar Vs Hercules Makin Memanas

Sebarkan artikel ini
Ahmad Bahar Vs Hercules

Koma.id Perseteruan antara Ahmad Bahar dan Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, kembali memanas setelah putri Bahar, Ilma Sani Fitriana, mengaku mengalami intimidasi saat dibawa sejumlah anggota GRIB Jaya ke markas organisasi di Jakarta Barat. Ilma mengaku dipaksa ikut karena dituduh mengirim ancaman melalui WhatsApp kepada Hercules dan keluarganya.

Di markas GRIB, ia mengklaim mendapat tekanan verbal, ancaman, hingga melihat Hercules mengeluarkan dan menembakkan pistol ke arah bawah sebanyak dua kali. Ilma juga mengaku diminta memanggil ayahnya dengan ancaman tidak diperbolehkan pulang jika Ahmad Bahar tidak datang.

Silakan gulirkan ke bawah

“‘Kamu lihat ini yah,’ sambil tunjuk-tunjuk, ‘saya pikir tidak akan sampai menembakkan’ begitu kan, ‘ini saya tembakan,’ dor-dor dua kali dia tembakan,” kata Ilma.

 

Kuasa hukum dari LBH Muhammadiyah kemudian mengadukan kasus tersebut ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan serta berencana melapor ke Polda Metro Jaya terkait dugaan intimidasi, penyanderaan, persekusi, penggunaan senjata, dan dugaan peretasan ponsel Ilma.

Di sisi lain, pihak GRIB Jaya membantah tudingan tersebut dan menilai keluarga Ahmad Bahar sengaja membangun narasi dramatis untuk mencari simpati publik. GRIB Jaya menyebut kedatangan anggotanya ke rumah Bahar dilakukan secara terbuka dengan pendampingan ketua RW dan aparat kepolisian sehingga membantah adanya penculikan atau tindakan premanisme.

Mereka juga menilai konflik bermula dari konten Ahmad Bahar yang dianggap menyerang privasi dan keluarga Hercules, termasuk dugaan penyebaran informasi pribadi yang membuat istri Hercules mengalami trauma. Pihak GRIB menegaskan kasus itu sebelumnya telah dimediasi di Polres Metro Depok dan Ahmad Bahar disebut sudah meminta maaf secara terbuka, sehingga mereka menyayangkan munculnya kembali tudingan baru pasca-mediasi.

“Sangat disayangkan jika pasca-mediasi resmi, pihak keluarga Ahmad Bahar justru terus memproduksi narasi liar dan memutarbalikkan fakta lapangan demi mencari panggung simpati. Korban pertama dan utama dari lingkaran konflik ini adalah keluarga Pak Hercules, khususnya sang istri, yang privasi dan ketenangannya dirampas terlebih dahulu oleh konten tidak bertanggung jawab Ahmad Bahar,” kata Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marselinus Gual.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.