Koma.id | Makkah – Pemerintah Republik Indonesia bersepakat dengan pengelola daging dam haji Arab Saudi, Adahi Project, untuk menyalurkan sebagian besar daging dam milik jamaah calon haji asal Indonesia kepada masyarakat Palestina.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut langkah tersebut sebagai wujud kepedulian nyata sekaligus amanat Presiden RI.
“Kami sudah bersepakat dan meminta secara khusus kepada Pemerintah Arab Saudi melalui Adahi supaya daging dam ini didistribusikan ke masyarakat Palestina. Adahi sudah menyatakan kesanggupannya,” ujarnya, Jumat (22/05).
Data Pembayaran Dam Jamaah Indonesia Hingga Jumat (22/05), tercatat 126.832 jamaah calon haji telah menunaikan kewajiban dam. Dari jumlah itu:
- 90.956 jamaah membayar melalui fasilitas Adahi di Tanah Suci.
- 32.691 jamaah memilih menunaikan dam di tanah air melalui lembaga resmi atau pribadi.
- 3.195 jamaah mengganti dam dengan berpuasa.
- 1.076 jamaah menjalankan haji ifrad sehingga tidak diwajibkan membayar dam.
Angka ini melonjak drastis dibanding musim haji sebelumnya, di mana hanya sekitar 10 ribu jamaah terdata menunaikan dam secara terorganisasi.
Digitalisasi dan Transparansi Penyembelihan hewan dam di Arab Saudi dijadwalkan berlangsung pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 27 Mei 2026. Prosesnya dipantau secara digital melalui aplikasi Nusuk, yang memberikan notifikasi otomatis kepada jamaah setelah pembayaran diverifikasi dan hewan kurban selesai dipotong.
Dahnil menilai digitalisasi layanan dam mampu menekan praktik ilegal, memperkuat transparansi, sekaligus memberi rasa aman kepada jamaah.
Misi Kemanusiaan Internasional Selain ke Palestina, sebagian daging dam juga akan disalurkan ke masyarakat membutuhkan di negara-negara Timur Tengah lainnya. Pemerintah menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari diplomasi kemanusiaan Indonesia di level global.
“Ini sesuai dengan permintaan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat ibadah haji Indonesia bisa dirasakan lebih luas oleh umat Muslim di berbagai negara,” kata Dahnil.








