Koma.id – Direktur Central Intelligence Agency (CIA) William J Burns mendatangi Presiden Prabowo Subianto di Wisma Indonesia, Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (12/11) waktu setempat. Berdasarkan keterangan pers yang diterima, Rabu (13/11), Burns datang dengan didampingi oleh Assistant Director For EAPMC Henry Kim dan Chief Of Station Jakarta Carlos. Pertemuan yang berlangsung di Wisma Indonesia itu pun dilakukan secara tertutup.
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Adapun pertemuan ini dilakukan sebelum Prabowo bertemu Presiden AS Joe Biden.
Diketahui, Prabowo kini tengah berada di Washington DC, Amerika Serikat. Negara ini merupakan negara kedua dalam rangkaian lawatan Prabowo setelah China.
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis di Sektor Ekonomi hingga Energi
Prabowo mengawali kegiatannya di AS dengan bertemu dengan anggota korporasi The United States Indonesia Society (USINDO), Senin (11/11) waktu setempat. Prabowo berdialog langsung dengan sejumlah pemimpin perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang telah lama berinvestasi di Indonesia.
USINDO adalah organisasi non-pemerintahan yang didirikan untuk meningkatkan pemahaman AS tentang Indonesia, pengertian Indonesia tentang AS, dan memperkuat hubungan di antara kedua negara dan penduduknya. Pertemuan itu dihadiri 25 pihak baik dari AS maupun Indonesia.
Prabowo menyampaikan kegembiraannya atas antusiasme perusahaan-perusahaan AS untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
“Saya sangat gembira pertemuan tadi dengan perusahaan perushana terbesar di Amerika dan di dunia. Mereka sangat terlibat dalam perekonomian Indonesia dan pembangunan Indonesia,” kata Prabowo dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/11).
Prabowo mengatakan sejumlah perusahaan itu sudah lama menjalin kerja sama dengan Indonesia. Peabowo mendorong agar perusahaan-perusahaan itu terus berinvestasi di Indonesia.
“Sudah lama mereka di Indonesia dan mereka terus percaya dengan Indonesia, dengan ekonomi Indonesia, dan saya juga mendorong mereka untuk terus melakukan investasi ikut serta dalam rencana pembangunan kita,” ujar Prabowo.













