Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaInternasional

Trump Umumkan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Views
×

Trump Umumkan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
D.trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto / Istimewa)

Koma.id– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan antara pemerintah AS dan Iran yang disebutnya sebagai langkah penting menuju normalisasi hubungan kedua negara setelah periode ketegangan yang berlangsung cukup panjang. Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut seluruh proses negosiasi telah mencapai titik akhir dan menghasilkan kesepakatan yang disetujui kedua pihak. Ia juga mengumumkan kebijakan baru terkait akses pelayaran internasional di Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” tulis Trump melalui platform Truth Social miliknya.

Trump menyatakan pemerintah Amerika Serikat akan mengizinkan kembali pembukaan Selat Hormuz tanpa penerapan pungutan tertentu serta mencabut blokade yang sebelumnya diberlakukan oleh Angkatan Laut AS. Keputusan tersebut dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap stabilitas perdagangan global, khususnya distribusi minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah.

“Saya dengan ini sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, dan pada saat yang sama mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat,” tambahnya.

Selain itu, Trump juga mengisyaratkan dimulainya kembali aktivitas pelayaran internasional secara normal melalui jalur tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi awal kesepakatan yang telah dicapai.

“Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulisnya.

Meski demikian, Trump belum mengungkap rincian isi perjanjian maupun poin-poin utama yang disepakati antara Washington dan Teheran. Pemerintah AS hingga kini juga belum mengeluarkan dokumen resmi yang menjelaskan mekanisme pelaksanaan kesepakatan tersebut.

Pengumuman Trump langsung menarik perhatian komunitas internasional mengingat Selat Hormuz memiliki posisi strategis sebagai jalur utama pengiriman minyak dunia. Setiap gangguan di kawasan itu selama ini selalu berdampak terhadap harga energi global dan stabilitas pasar internasional.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.