Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalRagam

Tol Bocimi Seksi 3 Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat

Views
×

Tol Bocimi Seksi 3 Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
One Way
Ilustrasi rekayasa one way di ruas jalan tol. (Foto / Istimewa)

Koma.id | Jakarta – Pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi (Bocimi) terus dikebut. Hingga 10 Juni 2026, progres konstruksi Seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat telah mencapai 81,49 persen dengan pembebasan lahan sebesar 85,80 persen.

Informasi tersebut disampaikan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui akun resmi Instagram, Minggu (14/06). BPJT mendampingi Komisi V DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik ke lokasi proyek untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan.

Silakan gulirkan ke bawah

Kepala BPJT, Wilan Oktavian, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama setelah insiden longsor di Km 72 Tol Bocimi pada Mei 2026.

“Pengamanan lereng menjadi aspek krusial dalam pembangunan Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3. BPJT melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lokasi timbunan dan galian untuk memastikan kemiringan lereng sesuai standar teknis demi keamanan masyarakat,” ujarnya.

BPJT bekerja sama dengan PT TransJabar Toll selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memperkuat struktur lereng. Upaya ini membutuhkan tambahan lahan yang saat ini sedang dalam proses pembebasan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mendesak pemerintah meningkatkan pengawasan di lapangan agar proyek ini dapat menjadi percontohan pengelolaan jalan tol yang berketahanan.

Tol Ciawi–Sukabumi memiliki total panjang 53,15 km. Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) sepanjang 15,35 km telah beroperasi sejak Desember 2018, sementara Seksi 2 (Cigombong–Cibadak) sepanjang 11,05 km beroperasi sejak Agustus 2023. Jika seluruh seksi rampung pada kuartal II 2027, tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Bogor–Sukabumi secara signifikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.