Koma.id– Mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak bernama PBX Finder yang terpasang di bawah rangka mobil yang ditumpanginya tidak lama setelah mengikuti aksi demonstrasi di Gejayan, Yogyakarta.
Keberadaan alat tersebut diketahui setelah muncul notifikasi di ponselnya saat perjalanan pulang pada Sabtu malam, dan setelah dilakukan pengecekan, alat pelacak itu ditemukan menempel di bawah kendaraan. Tiyo mengaku tidak mengetahui siapa yang memasangnya, namun menilai kejadian tersebut sebagai bentuk ancaman dan intimidasi terhadap pihak yang menyampaikan kritik kepada pemerintah.
“Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya,” kata Tiyo dikutip.
Sementara itu, Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur mengecam dan menyebutnya sebagai ancaman serius terhadap pembela hak asasi manusia serta pegiat demokrasi. Mengingat sejatinya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah tanpa harus menghadapi pengawasan atau intimidasi.
“Jelas sekali ini merupakan ancaman sangat serius kepada pembela hak asasi manusia, para pegiat demokrasi,” ujar Isnur.













