Gulir ke bawah!
Nasional

Cak Imin Mulai Merapat, Ketum Persaudaraan 98 : PKB Jangan Sampai Intervensi Hak Prerogatif Prabowo

6812
×

Cak Imin Mulai Merapat, Ketum Persaudaraan 98 : PKB Jangan Sampai Intervensi Hak Prerogatif Prabowo

Sebarkan artikel ini

Koma.id, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Imin terang-terangan menyebut pihaknya mendukung pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Hal tersebut mendapat respons positif dari Persaudaraan 98, salah satu sukarelawan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Silakan gulirkan ke bawah

Ketua Umum DPP Persaudaraan 98 Wahab Talaohu mengaku pihaknya menyambut baik sikap PKB yang bakal bergabung dengan KIM.

Namun, dia mengingatkan PKB agar tidak ikut campur keputusan atau hak preogratif Prabowo Subianto dalam penyusunan kabinet pemerintahannya.

“Kita menyambut baik sikap PKB, namun kita berharap PKB jangan mengintervesi kebijakan dan kesepakatan yang telah terbentuk dalam Koalisi Indonesia Maju. PKB harus tegak lurus jangan sampai ada syarat-syarat yang justru akan memberatkan Prabowo-Gibran,” tegas Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran ini dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/4/2024).

Wahab menambahkan, PKB mesti sepenuhnya menyerahkan formasi pembentukan kabinet dan juga distribusi cabang-cabang pemerintahan lainnya kepada presiden dan wakil presiden terpilih, sebab itu adalah hak prerogatif sesuai amanat konstitusi.

“Kita berharap kehadiran PKB jangan sampai mengobok-obok perihal distribusi kekuasaan di pemerintahan, karena itu menjadi hak prerogatif presiden dan wakil presiden terpilih. Kita yakin para pimpinan PKB khususnya ketum Muhaimin Iskandar sangat paham dengan dinamika dan situsi di Koalisi Indonesia Maju,” jelasnya.

Wahab berharap agar PKB tidak memanfaatkan keterbukaan dan ketulusan hati Prabowo-Gibran yang bersedia merangkul semua pihak untuk sama-sama membangun bangsa dan negara.

“Jangan sampai ada yang mengotori keterbukaan dan ketulusan hati Prabowo-Gibran untuk merangkul semua pihak. Sebab Prabowo-Gibran telah berkomitmen untuk membangun persatuan dan politik yang sejuk demi mewujudkan Indonesia emas 2045,” ungkapnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.