Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Aktivis HAM Desak RI Keluar dari BoP Usai 5 WNI Diculik Zionis Israel

Views
×

Aktivis HAM Desak RI Keluar dari BoP Usai 5 WNI Diculik Zionis Israel

Sebarkan artikel ini
698448649bc0c
Aktivis hak asasi manusia (HAM) Wanda Hamidah dalam audiensi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (5/2/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Koma.id Aktris sekaligus Pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Wanda Hamidah mendesak agar pemerintah kembali mempertimbangkan keluar dari Board of Peace (BoP) buatan Presiden AS Donald Trump setelah lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap tentara Israel. Lima WNI ini diketahui ditangkap saat menjalankan misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla di perairan Siprus.

“Terutama untuk menekan negara kita menekan Presiden kita untuk segera keluar dari Board of Genocide (BOP) yang diadakan oleh Trump,” kata Wanda dalam konferensi pers, Senin (18/5/2026) malam.

Silakan gulirkan ke bawah

Sebagai informasi, Israel adalah salah satu anggota dari BOP yang dibuat oleh Donald Trump. Israel bergabung menjadi salah satu anggota sejak 11 Februari 2026. Selain meminta keluar dari BOP, Wanda juga meminta agar pemerintah Indonesia bisa memberikan perlindungan sebesar-besarnya kepada WNI yang diculik oleh zionis Israel.

Karena kemungkinan lima WNI yang terkonfirmasi telah ditangkap akan dibawa dan ditahan oleh Israel. “Kemungkinan besar juga akan ditempatkan dan dipenjara di dalam pemukiman ilegal zionis Israel di Tel Aviv,” ucapnya.

Wanda juga mendesak agar Kementerian Luar Negeri RI khususnya Kedutaan Besar RI yang berada di sekitar Israel seperti di Amman Jordania, kemudian di Kairo di Mesir, kemudian di Siprus, Yunani untuk bergerak cepat.

“Untuk bersiap siaga melakukan langkah-langkah advokasi guna menyelamatkan warga negara Indonesia yang hari ini ditahan diculik,” katanya.

Terakhir, dia berharap semua masyarakat untuk bisa melakukan tekanan kepada pemerintah untuk menyelamatkan para WNI yang sedang ditangkap.

Dilansir dari instagram Global Peace Convoy Indonesia, dari Command Center Istanbul, influencer Chiki Fawzi mengabarkan ada lima WNI yang menjadi korban intersep Israel. Pertama adalah Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat yang menaiki kapal Joseph.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.