Koma.id – Politisi senior Amien Rais mengaku masih menyimpan harapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut mengenal Prabowo cukup lama dan pernah mendampingi selama sekitar 10 tahun.
Amien mengatakan Prabowo memiliki wawasan kebangsaan dan pemahaman geopolitik yang kuat.
Namun ia khawatir Presiden mulai terpengaruh lingkar kekuasaan di sekitarnya.
Ia secara khusus menyoroti keberadaan orang-orang dekat Presiden yang dinilai terlalu dominan dalam mengatur akses dan komunikasi di lingkungan Istana.
BI Dicecar DPR Kenapa Rupiah Melemah
Menurut Amien, kondisi itu berpotensi menciptakan personalisasi kekuasaan dan menyaring informasi yang diterima Presiden.
“Kegagalan seorang presiden sering kali datang dari orang-orang di sekelilingnya,” ujarnya.
Ia bahkan mendorong agar dilakukan “reshuffle total” dalam kabinet dan lingkar inti pemerintahan apabila dinilai tidak produktif.
Salah satu kritik paling keras Amien tertuju pada pengaruh oligarki terhadap kekuasaan politik.
Ia mengatakan presiden akan sulit menjalankan agenda kerakyatan apabila terlalu dekat dengan para pemilik modal besar.
Menurutnya, keberanian menolak tekanan oligarki menjadi kunci utama kepemimpinan nasional.
“Selama presiden tidak mempan sogokan oligarki, dia akan berdiri kokoh,” kata Amien.
Ia mengingatkan bahwa oligarki memiliki cara untuk memengaruhi penguasa, termasuk melalui dukungan finansial maupun akses kekuasaan.
Karena itu, Amien meminta Prabowo kembali pada idealisme awal yang selama ini disampaikan saat kampanye, terutama terkait kedaulatan pangan, energi, dan penguasaan sumber daya alam nasional.













