Koma.id – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengkritik pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Viva menegaskan PAN menolak praktik politik yang berbasis hoaks dan fitnah. Ia menilai pernyataan Amien Rais lebih mengarah pada serangan personal dibandingkan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Harta Presiden Prabowo Capai Rp2,06 Triliun
“Pernyataan tersebut bukan kritik kebijakan, melainkan serangan personal yang tidak relevan dengan kinerja pemerintah,” ujar Viva, dikutip Selasa (5/5/2026).
Grace Natalie Siap “Adu Argumen” dengan JK
Menurutnya, kritik dalam demokrasi seharusnya diarahkan pada substansi kebijakan publik, bukan menyasar aspek pribadi seseorang. Ia menilai narasi yang menyerang ranah personal justru berpotensi merusak kualitas demokrasi.
Viva juga menyoroti bahwa isu yang menyentuh orientasi seksual tidak semestinya dijadikan bahan serangan politik. Ia menegaskan hal tersebut melanggar prinsip kemanusiaan dan etika dalam ruang publik.
Guru Besar UGM Nilai Kekhawatiran Fragmentasi Politik Akibat Parliamentary Threshold Tak Beralasan
“Menyerang aspek pribadi seperti orientasi seksual jelas tidak relevan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab dan berbasis fakta.
Polemik ini mencuat setelah beredarnya video Amien Rais yang menyinggung kedekatan Presiden Prabowo dengan Seskab Teddy Indra Wijaya, yang kemudian memicu perdebatan di ruang publik.
PAN menegaskan pentingnya menjaga etika komunikasi politik agar tidak memperkeruh suasana dan tetap fokus pada kepentingan publik.













