Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Cak Imin Ajak Polri, Menag hingga Pemda Gercep Tindak Kekerasan Seksual di Pesantren : Mangkel Aku!

Views
×

Cak Imin Ajak Polri, Menag hingga Pemda Gercep Tindak Kekerasan Seksual di Pesantren : Mangkel Aku!

Sebarkan artikel ini
Muhaimin Iskandar
Ketua Umum DPP PKB (Partai Kebangkitan Nasional), Abdul Muhaimin Iskandar di Hotel Mercure Jakarta pada hari Senin 18 Mei 2026.

Cak Imin Desak Semua Pemda Buka Hotline Aduan Kekerasan Seksual di Pesantren : Mangkel Aku !
JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar mendesak aparat kepolisian, pemerintah daerah, hingga Kementerian Agama bergerak cepat menangani kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren serta menindak tegas oknum yang merusak nama baik pesantren.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin dalam acara “Temu Nasional Pondok Pesantren – Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual” di Hotel Mercure Jakarta, Senin (18/5/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

“Kepada Kapolri dalam hal ini diwakili oleh Ibu Nurul Azizah, saya sangat berharap mari kita gercep, gerak cepat. Saya dengar di Pati cukup lamban, di beberapa tempat agak lamban. Mari kita bareng-bareng, saya dan PKB siap bersama Polri untuk mengatasi cepat,” ujar Cak Imin.

Ia juga meminta Nasaruddin Umar ikut memperkuat pengawasan terhadap keberadaan pesantren abal-abal yang memanfaatkan nama agama untuk kepentingan pribadi.

“Kepada Pak Menteri Agama mari kita juga bergerak bersama-sama supaya pesantren abal-abal kita antisipasi, supaya tidak terjadi dukun ngaku kiai, pencari sumbangan mengaku pesantren, itu banyak,” katanya.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh diam apabila menemukan dugaan penyimpangan maupun tindak kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Mari kita bareng-bareng kepada semua pihak, seluruh masyarakat kalau melihat ketidakberesan jangan diam, segera laporkan. Insya Allah Polri dan kita semua akan mengawal,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga meminta seluruh pemerintah daerah membuka layanan pengaduan atau hotline hingga ke tingkat paling bawah agar korban maupun masyarakat mudah melapor.

“Kepada semua pemerintah daerah, saya berharap betul buka hotline, buka hotline se-hotline-hotline-nya sampai di level yang paling bawah, mangkel aku,” ujarnya.

Ia mengaku geram karena masih ada laporan terkait oknum berkedok tokoh agama yang lambat diproses hukum.

“Ini terus terang dukun ngaku kiai itu ada yang sudah lama dilaporkan tapi enggak dicekel-cekel, bahkan cenderung ada yang melindungi. Dengan sebanyak hotline kalau ada yang melindungi saya sendiri turun, tidak akan bantu yang melindungi,” katanya.

Cak Imin menegaskan pesantren sejatinya merupakan kekuatan moral bangsa yang tidak boleh dikotori segelintir oknum.

“Kita tidak boleh diam. Insya Allah pesantren adalah kekuatan yang akan menjaga semuanya, bukan dikotori oleh segelintir orang-orang yang memang zalim atas dirinya, zalim atas lingkungannya, zalim atas agamanya,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.