Koma.id– Masyarakat dihebohkan dengan ketidakjelasan terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) vaksin Covid-19 yang mulai berbayar sejak 1 Januari 2024. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga kini belum mengeluarkan regulasi resmi terkait hal ini, sehingga harga vaksin menjadi kebijakan mandiri bagi setiap rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Situasi ini menciptakan ketidakpastian di kalangan masyarakat, terutama mereka yang memiliki kebutuhan untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Belum adanya pedoman harga resmi membuat masyarakat cemas akan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan perlindungan melawan virus tersebut.
Namun, sementara vaksin berbayar masih dalam tahap penentuan harga, pemerintah memastikan bahwa vaksinasi gratis masih diberikan kepada kelompok rentan. Masyarakat lanjut usia, lanjut usia dengan komorbid, dewasa dengan komorbid, dan tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan tetap menjadi prioritas untuk menerima vaksinasi secara gratis.
Selain itu, kebijakan vaksinasi gratis juga melibatkan kelompok-kelompok khusus, seperti ibu hamil, remaja usia 12 tahun ke atas, dan individu dengan kondisi immunocompromised tingkat sedang hingga berat.












