Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Aksi 411 Minta Jokowi Mundur Sepi, Habib Syakur : Rakyat Sudah Rasional

×

Aksi 411 Minta Jokowi Mundur Sepi, Habib Syakur : Rakyat Sudah Rasional

Sebarkan artikel ini
aksi 411
Aksi 411 yang digagas GNPR dihadiri Alfian Tanjung.

KOMA.ID – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan, Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa Aksi 411 yang memiliki agenda tunggal, yakni meminta agar Presiden Joko Widodo mengundurkan diri dari jabatannya tidak efektif.

Pasalnya, ia menilai, bahwa aksi 411 yang digarap oleh Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) ternyata masih sepi peminat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kita lihat Aksi 411 kemarin masih sepi peminat, bahkan mesin politik itu sudah dinyalakan sebanyak 3 kali, tapi massa yang hadir kan sempat diklaim jutaan, ternyata hanya ratusan orang. Artinya kita bisa melihat masyarakat kita sudah lebih rasional berpolitik,” kata Habib Syakur kepada wartawan, Sabtu (5/11).

Ia pun menilai, bahwa narasi untuk memaksa Presiden Jokowi mengundurkan diri di tengah jalan, apalagi di situasi Indonesia sedang berjuang menghadapi hantaman resesi dunia tidak tepat.

“Indonesia ini sedang bertarung melawan resesi, alhamdulillah kita tidak terlalu terdampak. Ekonomi kita masih bisa sustainable. Rakyat tidak berpikir untuk menggulingkan pemerintahan, tapi bagaimana berjuang bersama agar badai resesi tidak terlalu berdampak ke kita,” ujarnya.

Ia khawatir, narasi meminta agar Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya merupakan agenda politik dari kelompok Khilafah ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Ya kita tahu, sebenarnya desakan Presiden mundur itu kan narasi HTI dan pengasong khilafah lainnya. Ditambah para oposisi yang sebenarnya mereka sekedar mencari kekuasaan politik semata,” tandasnya.

Untuk itu, Habib Syakur pun mengajak semua masyarakat Indonesia untuk bahu membahu dan membantu pemerintah agar situasi tetap kondusif, serta persoalan-persoalan bangsa dan negara bisa diatasi dengan baik.

“Pemerintah jelas tidak bisa bergerak sendiri menghadapi situasi global saat ini. Peran rakyat sebagai entitas kenegaraan jelas diperlukan. Apalagi fatsun politik kita kan gotong royong juga. Mari kita hadapi semuanya agar bisa keluar dari situasi sulit dunia,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.