Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Hasto Ngaku Tiru Bung Karno, Siapa Dipenjara

Views
×

Hasto Ngaku Tiru Bung Karno, Siapa Dipenjara

Sebarkan artikel ini
Hasto Kristiyanto
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.

KOMA.ID, JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku akan siap menghadapi proses hukum yang saat ini dijalankan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Khususnya pasca dirinya ditetapkan sebagai tersangak kasus suap Wahyu Setiawan dan otak di balik kaburnya Harun Masiku.

“Siap dari PDI Perjuangan adalah menghormati keputisan dari KPK,” kata Hasto dalam video yang ia bagikan kepada jurnalis, Kamis (26/12).

Silakan gulirkan ke bawah

Ia mengklaim sedang mencontoh Ir Soekarno dalam kondisinya saat ini. Ia siap dipenjara dalam upaya menegakkan kebenaran seperti layaknya yang dilakukan oleh Bapak Proklamator tersebut.

“Sebagai murid Bung Karno, saya mengikuti apa yang tertulis dalam buku Cindy Adams ini (sambil menunjukkan buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia -red),” ucapnya.

Ia mengutip bab 9 di buku tersebut yang menceritakan bagaimana Bung Karno kala itu mendirikan PNI (Partai Nasional Indonesia) tahun 1927. Di mana prinsip yang dipegang Bung Karno adalah non cooperation (tidak berkomplotan dengan kekuasaan) demi cita-cita Indonesia merdeka.

“Demi cita-cita Indonesia merdeka, demi rakyat berdaulat bisa berserikat berkumpul dan menyampaikan pendapatnya, maka penjara pun adalah satu jalan dan bagian dari pengorbanan terhadap cita-cita,” terang Hasto.

Kemudian, tersangka kasus suap tersebut mengatakan bahwa aparat saat ini telah digunakan oleh kekuasaan untuk menghalalkan segala bentuk intimidasi yang dialamatkan kepada partainya, hingga akhirnya ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Wahyu Setiawan demi membuat Harun Masiku bisa menggantikan Nazaruddin Kiemas dalam PAW (pergantian antar waktu) di DPR RI periode 2019-2024.

“Untuk itu kami tidak akan pernah menyerah, baik mau digunakan suatu proses intimidasi secara formal maupun dengan cara-cara di luar formal sekalipun. Kamu sudah menyiapkan risiko-risiko terburuk,” tandasnya.

Bahkan ketika dirinya harus dijebloskan ke penjara akibat perbuatannya menyuap Wahyu Setiawan maupun meminta agar Harun Masiku kabur dengan sebelumnya mencelupkan ponselnya ke dalam air, Hasto memastikan dirinya siap menghadapinya. Bahkan ia juga mengklaim apa yang ia lakukan adalah contoh bagaimana perjuangan Presiden Soekarno kala memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Sebagaimana dilakukan oleh Bung Karno, masuk penjara adalah bagian dari pengorbanan cita-cita,” ucap Hasto.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.