Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaHeadlineNasionalPolitik

Megawati Soekarnoputri Tidak Akan Hadir Pada Upacara HUT RI Ke-79 di IKN

Views
×

Megawati Soekarnoputri Tidak Akan Hadir Pada Upacara HUT RI Ke-79 di IKN

Sebarkan artikel ini
Megawati Soekarnoputri Tidak Akan Hadir Pada Upacara HUT RI Ke-79 di IKN
Megawati Soekarnoputri wanti-wanti kepada calon kepala daerah agar masuk PDIP, jangan hanya dompleng (26/8). (Dok.PDIP)

Koma.id Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri tidak akan menghadiri upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024 mendatang. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang mengatakan Megawati akan memimpin upacara peringatan HUT ke-79 RI di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 

“Ibu Mega diagendakan untuk memimpin upacara 17-an di sekolah partai,” jelas Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (13/9). Djarot juga menambahkan bahwa hal tersebut merupakan permintaan dari kader-kader PDIP yang meminta supaya Megawati yang langsung memimpin upacara tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

“Itu permintaan dari bawah supaya Irup-nya langsung Bu Mega,” kata dia.

Selain Megawati, Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga tidak akan hadir pada upacara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di IKN. SBY akan hadir pada upacara di Pacitan, Jawa Timur. 

Hal tersebut telah terkonfirmasi oleh Putra SBY yang menjabat Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY menyebut ayahnya memilih upacara di Pacitan, Jawa Timur.

“Beliau sudah ada kegiatan yang direncanakan jauh-jauh hari juga. Upacaranya di Pacitan di kampung halaman,” kata AHY di Istana Negara, IKN, Senin (12/8).

Kementerian Sekretariat Negara telah mengundang mantan presiden dan wakil presiden untuk hadir dalam upacara peringatan HUT kemerdekaan RI di IKN. Surat undangan resmi telah dikirim kepada para tokoh.

Pratikno mengatakan pihaknya tak memaksa para tokoh itu untuk hadir. Istana pun memfasilitasi bila para mantan presiden dan wakil presiden ingin upacara di Jakarta.

“Kalau ada hal-hal yang menyulitkan, kami juga terbuka kalau beliau-beliau tidak hadir di IKN, tapi hadir di Jakarta,” ujar Pratikno di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (1/8). 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.