Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

RABN: Aksi Damai 12 Juni Jadi Bukti Kritik dan Demokrasi Bisa Berjalan Berdampingan

Views
×

RABN: Aksi Damai 12 Juni Jadi Bukti Kritik dan Demokrasi Bisa Berjalan Berdampingan

Sebarkan artikel ini
Img 20260613 Wa0007 1536x943 1

JAKARTA – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno SH menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan aksi damai yang dilakukan elemen mahasiswa, buruh, dan masyarakat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 12 Juni 2026. Menurutnya, penyampaian aspirasi secara tertib dan konstitusional merupakan salah satu indikator bahwa kehidupan demokrasi di Indonesia berjalan sehat, terbuka, dan semakin matang. Sabtu (13/6/2026)

Dalam keterangannya, Agus Winarno menegaskan bahwa mahasiswa sejak dahulu memiliki peran penting sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa. Oleh karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme yang damai dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan patut dihormati sebagai bagian dari hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi.

Silakan gulirkan ke bawah

“Aksi damai yang berlangsung pada 12 Juni 2026 menunjukkan bahwa ruang demokrasi di Indonesia tetap terbuka. Mahasiswa, buruh, dan masyarakat dapat menyampaikan pandangan, kritik, maupun harapan terhadap berbagai persoalan bangsa secara konstitusional dan bertanggung jawab,” ujar Agus.

Menurut Agus, dalam sistem demokrasi modern, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dan bahkan diperlukan untuk memperkaya perspektif dalam proses pengambilan kebijakan publik. Kritik yang disampaikan secara santun dan berbasis kepentingan masyarakat harus dipandang sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif, bukan sebagai ancaman terhadap stabilitas nasional.

Ia menilai berbagai isu yang menjadi perhatian mahasiswa, mulai dari kondisi ekonomi, kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan, hingga pemberantasan korupsi, merupakan tema-tema yang memang menjadi perhatian bersama seluruh komponen bangsa. Karena itu, dialog yang terbuka antara masyarakat dan pemerintah harus terus diperkuat agar setiap aspirasi dapat tersalurkan secara efektif.

Agus juga mengapresiasi sikap peserta aksi yang mengedepankan ketertiban serta aparat keamanan yang menjalankan tugas pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip negara hukum. Menurutnya, situasi yang kondusif selama penyampaian aspirasi menjadi cerminan kedewasaan demokrasi Indonesia yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Ketua Umum RABN menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat untuk mendengarkan suara rakyat sekaligus menjalankan berbagai program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks tersebut, masukan dari kalangan akademisi, mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kebijakan.

“Kita harus menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat dan tanggung jawab menjaga persatuan bangsa. Aspirasi rakyat perlu didengar, sementara pembangunan nasional juga harus terus berjalan demi kepentingan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Agus menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sekaligus menghormati supremasi hukum. Oleh karena itu, setiap elemen bangsa memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang demokrasi tetap sehat, produktif, dan berorientasi pada solusi.

Menutup pernyataannya, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) ,Agus Winarno,SH., mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan momentum aksi damai tersebut sebagai penguat semangat kebangsaan dan persatuan nasional.

Menurutnya, tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia hanya dapat diselesaikan melalui kolaborasi, dialog, serta komitmen bersama untuk menempatkan kepentingan rakyat di atas segala kepentingan lainnya.

“Demokrasi yang kuat bukanlah demokrasi yang bebas dari kritik, melainkan demokrasi yang mampu mengelola perbedaan pendapat menjadi energi positif bagi kemajuan bangsa. Indonesia akan semakin maju apabila seluruh elemen bangsa bersedia berdialog, saling menghormati, dan bekerja bersama untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.