Koma.id – Akademisi dari Universitas PGRI Sumbar, Dr Firdaus mengatakan masyarakat punya peran penting meminimalisir sebaran hoax jelang Pemilu 2024.
Ia menyebut hoaks saat ini menyasar pada semua kalangan terutama masyarakat yang tingkat literasinya rendah.
“Kita harus meningkatkan literasi dan kritis, artinya harus memeriksa kembali sebuah informasi yang diterima. Jangan asal percaya satu sumber saja,” ujar Firdaus dilansir Antara.
“Pada umumnya berita bohong menggunakan judul yang bombastis padahal isinya lain. Kita harus memahami dan mengenal informasi dari banyak sumber dan membandingkannya,” katanya menambahkan.
Selain mengajak masyarakat untuk menguatkan literasi membaca, ia menekankan pentingnya peran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai pilar utama yang bertanggung jawab selama tahapan pesta demokrasi lima tahunan berlangsung terkait peningkatan kepercayaan publik.
“KPU dan Bawaslu harus bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar kepercayaan publik juga terbangun. Pemerintah juga harus menyediakan sumber informasi yang benar dan akurat sebagai sumber rujukan yang bisa dipercaya masyarakat,” tukasnya.













