Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineKeamanan

Klaim Tembak Intel (TNI-Polri) yang Menyamar Jadi Tukang Ojek, Pengamat Intelijen: TPNPB OPM Melanggar HAM

Views
×

Klaim Tembak Intel (TNI-Polri) yang Menyamar Jadi Tukang Ojek, Pengamat Intelijen: TPNPB OPM Melanggar HAM

Sebarkan artikel ini
opm
OPM (Organisasi Pamua Merdeka).

Koma.id – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXXV Bintang Timur mengklaim telah menembak mati anggoota intelijen yang menyamar sebagai tukang ojek di jalan Trans Jayapura – Oksibil, Pegunungan Bintang di Mangabip distrik Okaom, Pegunungan Bintang Papua, 5 Desember 2022.

“Pada, Senin 5 Desember 2022, pukul 13.01 – 2.22 Wit di Jalan Trans Jayapura – Oksibil Pegunungan Buntang di Mangabip distrik Okaom Kabupaten Pegunungan Bintang telah dilakukan penembakan terhadap anggota Intelijen Indonesia yang menyamar sebagai tukang ojek. Setelah diperiksa, ternyata ia membawa Pistol jenis FN,” ungkap Brigjen Ananias Ati Mimin, Panglima Kodap XXXV Bintang Timur.

Silakan gulirkan ke bawah

Merespons hal tersebut, Pengamat Intelijen Sayuthi mengecam aksi biadab yang yang dipertontonkan oleh kelompok anti NKRI OPM tersebut. Kata Sayuthi, OPM adalah pelaku pelanggaran HAM sangat berat di bumi Cenderawasih.

“OPM kerap memutar balikkan fakta, dan jadi korban playing victim, ternyata kini kasat mata bahwa OPM adalah pelaku pelanggaran HAM Berat. OPM adalah aktor utama dibalik gonjang-ganjing keamanan yang selama ini terjadi di Papua,” tegas Sayuthi, hari ini.

Menurutnya, tindakan yang dipertontonkan OPM yang notabene untuk mencari perhatian itu sangat brutal. Kata dia, tindakan OPM tersebut tidak bisa ditolerir lagi.

“OPM tak punya rasa manusiawi, tanpa diadili langsung di bantai. Aparat keamanan harus segera bertindak karena OPM sudah sangat meresahkan,” tuturnya.

“Pemerintah agar segera cari solusinya, karene meresahkan masyarakat sipil di Papua. Hentikan serangan-serangan mereka terhadap masyarakat sipil,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.