Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

OPM Tunggangi Aksi Pelajar Tolak Makan Bergizi di Papua

Views
×

OPM Tunggangi Aksi Pelajar Tolak Makan Bergizi di Papua

Sebarkan artikel ini
Program MBG Diterima Rakyat Papau, Penolakan Hanya Dari Segelintir Pihak

Koma.id Aksi demonstrasi oleh sejumlah siswa di wilayah Papua menolak program Makan Bergizi Gratis, nyatanya murni ditunggangi oleh organisasi papua merdeka (OPM).

Juri bicara OPM, Sebby Sambom menegaskan, program MBG bukan solusi untuk mensejahterakan masyarakat di Papua.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut dia, masyarakat di Papua, lebih membutuhkan jaminan pendidikan gratis ketimbang makanan gratis.

“Jika pemerintah Indonesia niat baik untuk Orang Asli Papua, maka yang harus dilakukan adalah pendidikan gratis, bukan memberikan makanan gratis,” kata Sebby.

Menurut Sebby, bukan makanan gratis yang dibutuhkan oleh para pelajar di Papua, melainkan kepastian dalam kelanjutan pendidikan dengan pemberian beasiswa-beasiswa sekolah sampai perguruan tinggi.

“Buatkan anggaran beasiswa untuk orang asli Papua dari TK (taman kanak-kanak) sampai perguruan tinggi,” kata Sebby.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi merespons aksi demo penolakan makan bergizi gratis (MBG) di Papua.

Pihaknya meminta masyarakat dapat menyampaikan secara baik jika perlu makan bergizi gratis.

“Kalau ada orang yang bilang mereka gak perlu (makan bergizi gratis), mereka bisa sampaikan hal itu. Bisa bilang ‘kami gak usah dikasih’, enggak apa-apa,” ujar Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).

Hasan menjelaskan setiap masyarakat memiliki hak untuk menolak dan menerima MBG.

Asalkan, tidak mengganggu masyarakat yang membutuhkan makan bergizi gratis.

“Sampai berunjuk rasa untuk membatalkan dan menolak, itu menghalangi hak saudara-suadara yang lain, teman-teman yang lain, saudara-suadara dia juga (membutuhkan) untuk mendapatkan layanan makan bergizi gratis,” jelas dia.

Hasan menyayangkan sikap beberapa masyarakat enyampaikan aspirasi mengenai MBG dengan cara yang tidak baik. Bahkan, ada yang melakukan kekerasan.

“Gini, kalau masyarakat mau berunjuk rasa dan menyampaikan pendapat silakan. Tapi, jangan sampai melakukan kekerasan,” ujar dia.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.