Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

Pendukung Anies Dijamin Keringat Dingin, KPK Pastikan Kasus Formula E Jalan Terus

Views
×

Pendukung Anies Dijamin Keringat Dingin, KPK Pastikan Kasus Formula E Jalan Terus

Sebarkan artikel ini
Gedung KPK
Gedung KPK. (Koma.id)

Koma.id Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait penyelenggaraan Formula E Jakarta masih berjalan hingga saat ini.

Firli juga mengatakan bahwa prinsip kerja KPK tidak akan pernah terpengaruh dengan kekuasaan manapun, termasuk dalam menyelidiki dugaan korupsi Formula E itu.

Silakan gulirkan ke bawah

“Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh ekspose yang lalu oleh Pak Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) bahwa penyelidikan Formula E tetap jalan tidak pernah terganggu,” kata Firli dalam keterangan pers pada Kamis dini hari, (8/12/2022).

KPK dalam menuntaskan kasus sama sekali tidak terganggu dalam dalam bentuk kekuasaan apapun. Kata dia, KPK memiliki tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kekuasaan apapun.

“Karena pada prinsip kerja KPK, KPK tidak pernah terganggu dengan kekuasaan manapun, itu undang-undang menyebutkan. Jadi, KPK adalah lembaga negara dalam rumpun eksekutif dan dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun,” ujar Firli sebagaimana dilansir Antara.

KPK. kata dia, bekerja sebagaimana azas-azas pelaksanaan tugas pokok KPK, yakni demi kepentingan umum, kepastian hukum, keadilan, transparan, proporsionalitas dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM).

Oleh karena itu, kata Firli, penyelidikan kasus tersebut memang murni soal penegakan hukum.

“Jadi, tidak ada pengaruh dengan hal-hal, kegiatan-kegiatan lain karena pada prinsipnya apa yang dilakukan KPK, apa yang terjadi di KPK adalah penegakan hukum. Jadi, nanti kalau masalah perkembangannya kami akan sampaikan pada waktunya, tidak untuk sekarang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan KPK juga tidak pernah menargetkan seseorang untuk menjadi tersangka. Menurutnya, penetapan seseorang sebagai tersangka harus didasari dengan bukti permulaan yang cukup.

Saat ini, ucap Firli, kasus Formula E masih dalam tahap penyelidikan sehingga belum ada pihak yang telah ditetapkan tersangka.

“KPK tidak akan pernah mentersangkakan seseorang, kecuali seseorang tersebut karena perbuatannya dan atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai atau selaku tindak pidana. Jadi, KPK tidak pernah menarget seseorang untuk menjadi tersangka, tidak ada,” ucap Firli.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.