Koma.id – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, ribuan pemuda di Kabupaten Bireuen dibekali ilmu pengetahuan tentang menjaga siaga pemilu damai.
Sejumlah 1.218 pemuda terdiri dari 609 desa di Bireuen, mengikuti bimbingan teknik (bimtek) tentang pelatihan bela negara, pembekalan wawasan kebangsaan, dan peran pemuda gampong dalam menjaga siaga pemilu damai.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari terbagi atas dua gelombang. Untuk gelombang pertama digelar 2-3 Januari, dan gelombang kedua akan dilaksanakan 6-7 Januari 2023 mendatang. Serangkaian kegiatan pelatihan tersebut, dilaksanakan di Gedung Convention Hall Hajjah Fauziah, Cot Gapu Bireuen. Rabu (3/1/2024).
Diketahui, tujuan digelarnya pelatihan tersebut mengingat banyaknya kalangan yang melihat perkembangan politik social, ekonomi dan budaya di Indonesia sudah sangat memprihatinkan.
Bahkan, kekhawatiran itu menjadi semakin nyata ketika menjelajah pada apa yang dialami oleh setiap warga negara, yakni memudarnya wawasan kebangsaan, dan hilangnya jiwa tentang bagaimana menumbuhkan rasa untuk membela tanah air. Jika kedua persoalan tersebut dibiarkan begitu saja, tentu akan mendorong terjadinya dis-orientasi dan perpecahan.
Menyikapi persoalan tersebut, dan demi menjaga situasi aman menghadapi persiapan perhelatan pesta demokrasi tahun 2024, desa menjadi arena demokrasi dan ajang politik praktis, sehingga dilakukannya pembekalan pengetahuan mengenai hakikat bela negara dan wawasan kebangsaan kepada para pemuda yang notabenya menjadi garda terdepan sebagai cikal bakal anak bangsa.
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bireuen, Rahmad SSos MAP, yang merupakan salah seorang pemateri dalam kegiatan pelatihan tersebut, membahas tentang pentingnya partisipasi pemuda gampong demi suksesnya Pemilu 2024.
“Pemuda sebagai garda terdepan untuk mengatasi semua tantangan dalam menghadapi Pemilu 2024. Karenanya, sangat penting partisipasi pemuda dalam menjaga siaga pemilu damai,” sebut Rahmad.
Ia juga merincikan, beberapa peran pemuda dalam menjaga pemilu damai antara lain, dapat memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang pemilu, menjadi mediator dan menjaga kedamaian selama pemilu, serta dapat mempromosikan perdamaian dan harmonisasi di masyarakat.
Sementara itu, Agus Ciltri Hariyadi, selaku pemateri tentang wawasan kebangsaan dan bela negara juga menyebutkan bahwa pemuda harus menjadi role model dalam menjaga dan membela negara.
“Kebangkitan bangsa diawali dengan bangkitnya pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Karenanya, pemuda gampong harus ada cikal bakal tentang wawasan kebangsaan dan pemahaman bela negara,” sebut Agus.
Ia juga menyebutkan, generasi berkarakter yang berwawasan kebangsaan dinilai dari kedisiplinan, bertanggung jawab, jujur, bekerja keras, tangguh, dan pantang menyerah.
“Peran pemuda gampong dalam menghadapi pemilu damai di Bireuen antara lain, dapat bekerja sama dengan penyelenggara pemilu, serta mengawasi dan menjadi bagian dalam pemilu,” sebut Agus sembari mengajak para pemuda untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.













