Koma.id, Jakarta – Pemerintah berencana melakukan pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat. Tujuannya, demi menyelamatkan kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selain itu, klaim pemerintah, agar BBM bersubsidi lebih tepat sasaran, sebab pengguna motor tidak terkena dampaknya.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia, Igor Dirgantara meyakini, rencana pembatasan BBM bersubsidi menjadi bukti pemerintah ke depan akan berpihak pada rakyat kecil.
Alasannya, agar mereka yang bermobil tidak lagi menggunakan BBM subsidi. Igor menilai, program pemerintah terkait menjadi langkah positif.
Apalagi, mayoritas orang Indonesia adalah kelompok kelas menengah ke bawah pengguna roda dua.
Hal berbeda disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI fraksi PKS Mulyanto minta kebijakan itu ditunda. Apalagi sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyebut kebijakan tersebut lebih tepat dilaksanakan awal tahun 2025.












