Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Internasional

Panglima TNI Andika Dapat Anugerah Bergengsi dari Pemerintah Singapura

×

Panglima TNI Andika Dapat Anugerah Bergengsi dari Pemerintah Singapura

Sebarkan artikel ini
Andika Perkasa
Menteri Pertahanan Dr Ng Eng Hen saat memasangkan medali bergengsi sebagai penghargaan Perdana Menteri Singapura Halimah Yacob kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. [foto : dokumen Kemenhan Singapura]

KOMA.IDPanglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Andika Perkasa telah mendapat anugerah dan penghargaan militer bergengsi dari pemerintah Singapura.

Ia mendapatkan Pingat Jasa Gemilang (Tentera) atau Medali Layanan Berjasa (Militer) dari Presiden Singapura Halimah Yacob.

Silakan gulirkan ke bawah

Penghargaan diserahkan Menteri Pertahanan Dr Ng Eng Hen di Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF), Rabu (8/6) sore waktu setempat.

Alasan mengapa Jenderal TNI Andika Perkasa mendapatkan medali penghargaan tersebut, karena dinilai telah berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat hubungan pertahanan antara Angkatan Darat Singapura dan Angkatan Darat Indonesia.

“Di bawah kepemimpinan Jenderal Andika, Angkatan Darat Singapura dan Angkatan Darat Indonesia telah memperluas kerjasama pertahanan bilateral dan meningkatkan hubungan masyarakat melalui pertukaran profesional antara kedua Angkatan Darat,” tulis kementerian, Kamis (9/6).

Kemudian, pemerintah Singapura juga menganggap TNI bisa terus melakukan manuver yang baik untuk bekerjasama sekalipun ada pandemi Covid-19, dan faktanya kegiatan kedua negara sahabat di bidang pertahanan dan kemiliteran tetap terlaksana dengan baik.

“Terlepas dari tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, kedua Angkatan Darat tetap dapat beradaptasi dan berhasil menyelesaikan latihan unggulan bilateral seperti Latihan Safkar Indopura dan Latihan Chandrapura, yang merupakan bukti kuat komitmen Singapura dan Indonesia untuk memperkuat hubungan pertahanan,” lanjutnya.

Jenderal TNI Andika sendiri diketahui masih akan berada di Singapura sampai tanggal 11 Juni mendatang. Ia akan mengunjungi Pusat Penggabungan Informasi dan Fasilitas Informasi Kontra-Terorisme Singapura di Pangkalan Angkatan Laut Changi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.