Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
InternasionalOlahragaRagam

FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia, UEFA: Ini Kemenangan Sepak Bola Dunia

×

FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia, UEFA: Ini Kemenangan Sepak Bola Dunia

Sebarkan artikel ini
Fifa

Koma.id | Jakarta – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi membatalkan rencana kontroversial penjualan saham kompetisi utamanya, termasuk Piala Dunia, melalui proyek pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Keputusan mundur ini diambil menyusul gelombang permintaan keras serta ancaman boikot dari berbagai konfederasi dan pemangku kepentingan global.

Rencana awal yang digagas Presiden FIFA, Gianni Infantino, adalah membangun FFE untuk mengatur turnamen-turnamen besar dengan dukungan investor swasta. Namun, wacana tersebut memicu reaksi keras karena dinilai minim transparansi dan berpotensi membuka jalan bagi kepentingan ekonomi komersial murni di tubuh sepak bola dunia.

Silakan gulirkan ke bawah

UEFA bersama Liga Eropa dan AFC menjadi garda terdepan yang menentang kebijakan tersebut, bahkan sempat melontarkan ancaman boikot Piala Dunia jika rencana itu tetap diloloskan.

Menghadapi tekanan masif dari 211 asosiasi anggota dan berbagai pihak, FIFA akhirnya mengambil langkah mundur sejauh 180 derajat. Melalui pernyataan resmi pada Sabtu (01/08), FIFA menegaskan bahwa proyek FFE tidak akan dilanjutkan demi menjaga persatuan sepak bola global.

“Setelah mendengarkan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal,” tulis pernyataan resmi FIFA.

“Tujuan kami selalu dan akan selalu untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan.”

Keputusan pembatalan tersebut langsung disambut hangat oleh UEFA. Federasi sepak bola tertinggi di Eropa itu menilai penutupan proyek FFE sebagai kemenangan nyata bagi ekosistem sepak bola dunia. Kendati demikian, UEFA menegaskan bahwa persoalan ini belum sepenuhnya selesai dan menuntut adanya perbaikan tata kelola di tubuh induk organisasi sepak bola internasional tersebut.

“Ini adalah kemenangan bagi seluruh sepak bola.Tetapi ini tidak boleh menjadi akhir dari cerita. Proposalnya telah gagal. Tugas membangun kembali kepercayaan pada FIFA baru saja dimulai,” bunyi pernyataan resmi UEFA.

Lebih lanjut, UEFA melontarkan kritik tajam terhadap proses perumusan proposal FFE sebelumnya. Mereka mendesak pihak-pihak di balik rencana tersebut agar dimintai pertanggungjawaban, serta menuding Gianni Infantino telah merancang rahasia perjanjian yang tidak transparan dengan dalih memajukan olahraga.

Ke depan, FIFA menyatakan bahwa Presiden Gianni Infantino akan kembali membuka ruang dialog dan mengadakan pertemuan dengan seluruh pemangku kepentingan dalam beberapa pekan mendatang. Langkah ini difokuskan untuk menyusun kembali strategi pengembangan sepak bola global secara kolektif, khususnya bagi negara-negara yang membutuhkan dukungan pembangunan yang lebih besar tanpa harus mengorbankan integritas kompetisi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.