Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Krisis Kurs Rupiah, PKS Soroti Masalah Struktural dan Sentimen

×

Krisis Kurs Rupiah, PKS Soroti Masalah Struktural dan Sentimen

Sebarkan artikel ini
Krisis Kurs Rupiah, PKS Soroti Masalah Struktural dan Sentimen

Koma.id Pemerintah Indonesia tengah dihadapkan dengan tantangan serius terkait anjloknya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, yang mencapai Rp16.398 pada Selasa kemarin (18/6/2024). Masalah ini telah menimbulkan keprihatinan di berbagai kalangan, termasuk dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Juru bicara PKS, Muhammad Kholid, mengungkapkan bahwa ada dua aspek utama yang perlu diperhatikan terkait kondisi ekonomi saat ini. Pertama, masalah struktural ekonomi yang mempengaruhi kinerja mata uang rupiah. Kedua, sentimen negatif terhadap kredibilitas pemerintahan yang turut memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, analis mata uang Lukman Leong memperingatkan bahwa jika Bank Indonesia (BI) tidak berhasil melakukan intervensi yang efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, maka kemungkinan kurs rupiah bisa terus melemah hingga mencapai Rp17.000 per dolar AS. Langkah BI menjadi sangat krusial dalam menghadapi tekanan pasar global yang semakin meningkat.

Di sisi lain, bank-bank besar nasional telah mulai menjual dolar AS dengan harga mencapai Rp16.500, menyusul depresiasi yang signifikan yang terjadi di pasar spot. Langkah ini merupakan respons dari pelaku pasar terhadap fluktuasi nilai tukar yang cukup dramatis dalam beberapa waktu terakhir.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.