Koma.id – Kelompok buruh terus menuntut terkait peraturan yang mencakup kesejahteraan pekerja. Rencananya, besok Rabu (21/6), elemen buruh bersiap menggeruduk Istana Presiden dan kantor Mahkamah Konstitusi (MK).
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menjelaskan bahwa aksi massa tersebut bakal menuntut pencabutan aturan yang menutup peluang kesejahteraan buruh, di UU 6/2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) 2/2022 tentang Cipta Kerja.
“Ribuan buruh akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Mahkamah Konstitusi dan Istana Negara Jakarta, pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2023,” ujar Said Iqbal seperti dilansir RMOL, Senin (19/6).
Ia menjelaskan, UU Cipta Kerja memuat beberapa hal yang mencerabut hak kesejahteraan buruh, seperti dalam aturan turunan regulasi itu yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan 5/2023 tentang Penyesuaian Waktu Kerja dan Pengupahan.
“Permenaker Nomor 5 Tahun 2023 dituntut untuk dicabut juga akan disuarakan dalam aksi ini. Karena faktanya, meski upah buruh dipotong 25 persen, PHK terus saja terjadi,” urai Said Iqbal.
Jokowi Tak Persoalkan Ambang Batas Parlemen
“Dengan demikian bisa dikatakan, Permenaker 5/2023 adalah kebijakan yang salah obat,” pungkas dia.














