Koma.id – Sejumlah orang mengatasnamakan Ulama dan Tokoh Jawa Timur yang tergabung dalam Penyelamatan Bangsa Negara Indonesia disebut melakukan audiensi ke gedung DPR/MPR pada Senin (12/9/2022).
Audiensi yang diklaiim itu tertuang video yang diunggah di kanal YouTube Tjetjep Mohammad Yasien Channel.
Fernando Emas Minta DPR Gunakan Hak Interpelasi ke Prabowo Gegara MBG Pelaku Keracunan Massal
Video tersebut berjudul ‘Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur Menyerahkan Pernyataan Sikap Kepada MPR RI, Mosi Tidak Percaya, Makzulkan Presiden Jokowi’.
Video berdurasi 12 menit itu menggambarkan sejumlah pria bersorban dan tokoh lainnya sedang sedang berada di salah satu ruangan di Gedung MPR/DPR.
Narasi dalam video yang dipastikan hoaks itu seolah membacakan sembilan poin yang salah satu di antaranya mengenai isu penolakan penundaan pemilu, hingga mendesak MPR utuk memakzulkan Presiden Jokowi.
Ridwan 98 Soroti Potensi Propaganda Politik Jelang Pemilu 2029, Salah Satunya Pakai Black September
Namun ternyata, aksi kelompok tersebut justru mendapat cibiran dan kritik dari para netizen di kolom komentar kanal tersebut.
“Saat ini jokowi masih terbaik. janganlah membuat suasana menjadi lebih runyam.sabar ….tunggu pemilu 2024.Dunia mengakui keberasilan Bapak Jokowi memimpin Indonesia,” kata seorang netizen, dikutip Koma.id, Kamis (15/9/2022).
Salah soerangn netizen lainnya juga berkomantar hal yang senada.
“Begini ini rusaknya tata nan negara jika agama masuk urusan politik ….wes angel …angel ..lek ndablek koyok ngene iki,” jelas netizen itu.
“iki grombolan orang sakit hati iki dudu ulama.sebenarnya,” kata netizen yang lain.
“Saya orang Jawa timur…..nggak semuanya itu hanya segelintir orang aja yang halu,” ucap netizen yang lain lagi.
“Sepertinya orang2 ini bagian dari khilafah…” kata netizen membalas komentar netizen yang lain.














