Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Hukum

Fadia Arafiq Bantah Kena OTT KPK, Tak Ada Barbuk Disita dan Sedang Bareng Gubernur Ahmad Luthfi

Views
×

Fadia Arafiq Bantah Kena OTT KPK, Tak Ada Barbuk Disita dan Sedang Bareng Gubernur Ahmad Luthfi

Sebarkan artikel ini
Fadia Arafiq Ditahan Kpk
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat ditahan KPK usai operasi tangkap tangan. [Foto : Detikcom]

KOMA.ID, JAKARTA – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengungkap Oprasi Tangkap Tangan (OTT) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang menyeretnya jadi tersangka.

Fadia menyebut sedang bersama Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (purn) Ahmad Luthfi saat tim Satgas KPK menggeruduk kediamannya.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya apa mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama pak Gubernur Jawa Tengah, jadi saya tidak ada OTT apapun barang serupiah pun, demi Allah nggak ada,” ucap Fadia Arafiq yang mengenakan rompi tahanan KPK, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

KPK sebelumnya menyebut, Fadia ditangkap di wilayah Semarang, Jateng. Fadia menyebut saat itu dirinya sedang minta izin kepada Gubernur Jateng.

“Membahas izin bahwa sebab saya nggak bisa hadir acara MBG gitu,” imbuhnya.

Fadia mengklaim dirinya tak terlibat dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Namun, Fadia tak membantah ada pihak keluarga yang turut serta dalam PBJ tersebut.

“Nggak, saya tidak ikut. Itu, bukan punya saya, saya nggakpernah ikut. Itu perusahaan dari keluarga, bukan saya,” ucap dia.

Bersikukuh mengklaim tak terlibat praktik rasuah, Fadia pun heran dirinya dijerat sebagai tersangka.

“Yang penting saya sampaikan kepada saya tidak pernah OTT, dan tidak ada barang serupiah pun saya demi allah, saya tidak ada serupiah pun. Tapi kita mengikuti aja lah. Biarin aja. Makanya saya juga bingung (ditetapkan KPK sebagai tersangka), saya nggak OTT kok, … saya bingung,” tandas Fadia.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan tersangka hasil dari OTT ini. Budi mengatakan, penetapan tersangka ini merupakan hasil pemeriksaan intensif dan gelar perkara ekspos.

Diketahui dalam OTT ini tim Satgas KPK mengamankan sekitar 14 orang. Di antara pihak yang diamankan yakni Fadia Arafiq dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar

“Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Pekalongan ini, malam tadi sudah dilakukan ekspose, dan perkara ini dinyatakan naik ke tahap penyidikan. KPK juga sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan, dalam 1 x 24 jam,” ucap Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Budi saat ini belum mau menjelaskan lebih lanjut pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan detail terkait konstruksi perkara yang dibongkar melalui oprasi senyap ini.

“Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan lengkap nanti melalui konferensi pers,” imbuh Budi.

Budi sebelumnya menyebut OTT yang menyeret Fadia Arafiq terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. KPK menduga terjadi tindak pidana korupsi terkait PBJ outsourcing di beberapa dinas Pemkab Pekalongan.

Sejumlah temuan dan bukti diamankan tim dalam OTT ini. Salah satunya berupa mobil.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.