Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Puan Maharani Minta Koalisi Permanen Ditunda, Fokus pada Penanganan Bencana di Sumatra

Views
×

Puan Maharani Minta Koalisi Permanen Ditunda, Fokus pada Penanganan Bencana di Sumatra

Sebarkan artikel ini
Puan Maharani Minta Koalisi Permanen Ditunda, Fokus pada Penanganan Bencana di Sumatra
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto/Istimewa)

Koma.id Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa isu koalisi permanen tidak layak dibahas saat Indonesia masih dilanda bencana alam, terutama di sejumlah wilayah Sumatera. Pernyataan ini disampaikan menanggapi usulan koalisi permanen yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam acara peringatan HUT ke-61 Partai Golkar yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Puan menyebut situasi saat ini bukan momentum yang tepat untuk berbicara tentang agenda politik jangka panjang, apalagi terkait revisi Undang-Undang Pemilu. Menurutnya, perhatian seluruh pihak seharusnya diarahkan pada penanganan pascabencana serta pemulihan bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang terdampak bencana.

Silakan gulirkan ke bawah
Baca juga:
Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI, Sampaikan Kerangka Ekonomi 2027

“Ini bukan waktunya membahas koalisi. Saat ini bangsa sedang berduka. Mari kita dahulukan doa dan upaya pemulihan bagi saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Puan.

Ia mengingatkan bahwa pembahasan politik harus mempertimbangkan sensitivitas publik, terutama ketika masyarakat tengah menghadapi situasi sulit. Puan mengatakan, diskursus terkait koalisi permanen dapat dilakukan setelah kondisi kembali stabil dan seluruh proses penanganan bencana berjalan baik.

Usulan koalisi permanen yang disampaikan Bahlil sebelumnya didasarkan pada alasan menjaga stabilitas pemerintahan agar tetap berkelanjutan. Namun, Puan menegaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah memastikan negara hadir untuk membantu warga terdampak dan memulihkan wilayah yang terkena bencana.

“Kita fokus dulu pada kemanusiaan. Politik bisa menyusul,” tegasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.