KOMA.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD) menegaskan Kekuatan suatu negara akan tangguh jika di dalam kaum buruhnya terpelihara dan berkobar nasionalisme.
“Majulah maju kaum buruh dan pekerja Indonesia,” kicau Mahfud dalam postingan media sosial Twitter, @mohmahfudmd, Senen (1/5).
Belasan Ribu Massa di Jember Dukung Program Strategis Prabowo, Minta MBG Tetap Dilanjutkan
Dalam momentum May Day 2023, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia era Presiden Gus Dur ini menjelaskan, peradaban bangsa dapat dilihat dari bagaimana negara menjamin kesejahteraan kaum buruhnya.
“Peradaban suatu bangsa akan dapat dilihat dari bagaimana negara menjamin hak asasi dan kesejahteraan kaum buruhnya,” tambah Mahfud.
Lebih jauh, Mahfud memaparkan, Hari Buruh Internasional atau May Day, berasal dari peristiwa yang terjadi di Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1886.
“Ketika itu ribuan pekerja menggelar aksi mogok kerja untuk memperjuangkan hak mereka, termasuk hak untuk bekerja delapan jam sehari,” tambah Menko Polhukam.
Aksi pada tahun 1886 tersebut, lanjut Mahfud, berujung tragedi yang dikenal sebagai Peristiwa Haymarket.
Namun perjuangan para pekerja tersebut menginspirasi gerakan buruh di seluruh dunia dan akhirnya membuahkan hasil dalam bentuk hak-hak pekerja yang lebih baik.













