Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahEkonomi

Rano Karno Respons Kasus Viral Motor Ojol Diangkut Dishub: Pemprov Bergerak Cepat

Views
×

Rano Karno Respons Kasus Viral Motor Ojol Diangkut Dishub: Pemprov Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Rano Karno Respons Kasus Viral Motor Ojol Diangkut Dishub: Pemprov Bergerak Cepat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Foto/Istimewa)

Koma.id | Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menanggapi kasus viral pengemudi ojek online (ojol) yang motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) saat mengambil pesanan makanan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Rano mengatakan jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut sebagai bentuk respons atas polemik yang ramai diperbincangkan publik. “Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat,” ujar Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (20/06).

Silakan gulirkan ke bawah

Ia menambahkan, Pemprov DKI aktif memantau berbagai informasi yang berkembang di media sosial sebagai kanal komunikasi warga. “Kami semua juga memantau informasi perkembangan melalui Instagram. Hal itu menjadi salah satu acuan kami,” katanya.

Rano menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya memberikan respons cepat terhadap persoalan yang muncul di masyarakat, namun proses perbaikan sistem tidak bisa dilakukan secara instan.

“Respons kami cepat, tapi perbaikan memerlukan waktu. Itu realita yang tidak bisa dipungkiri,” ujarnya.

Sebelumnya, video viral memperlihatkan seorang pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo memohon kepada petugas Dishub agar motornya tidak diderek karena digunakan untuk bekerja. Dalam video, Sulis bahkan sempat memanjat truk derek untuk mempertahankan kendaraannya.

Petugas Dishub tetap melakukan penertiban karena motor tersebut parkir di lokasi yang melanggar aturan dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia bersama jajaran Dishub mendatangi rumah Sulis di kawasan Jatinegara untuk menjelaskan kronologi dan mengembalikan motor yang sempat diderek.

“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang timbul di masyarakat. Pertemuan ini kami lakukan untuk menjelaskan kronologi yang sebenarnya sekaligus menyampaikan langsung kepada Pak Sulis bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan penertiban ke depan dapat berjalan lebih baik,” ujar Harlem dalam keterangan tertulis.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana media sosial berperan penting dalam mempercepat respons pemerintah terhadap keluhan warga. Pemprov DKI berkomitmen menjadikan kanal digital sebagai sarana pengawasan bersama antara masyarakat dan pemerintah.

Rano menegaskan, setiap laporan yang muncul di media sosial akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. “Ketika terjadi sesuatu, biar diambil langkah cepat,” katanya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.