Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Mogok di Rel, KA Argo Bromo Anggrek Hantam Mobil di Grobogan: 4 Orang Tewas

Views
×

Mogok di Rel, KA Argo Bromo Anggrek Hantam Mobil di Grobogan: 4 Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Ka Grobogan 1777609801324 169

Koma.id, Grobogan – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api swadaya di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026) dini hari. Insiden yang melibatkan mobil Toyota Avanza dan KA Argo Bromo Anggrek itu menyebabkan empat orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02.52 WIB. Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, menjelaskan bahwa mobil yang membawa sembilan penumpang itu melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang.

Silakan gulirkan ke bawah

“Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP berpenumpang sembilan orang, berjalan dari arah Sidorejo menuju Purwodadi,” ujarnya.

Saat tiba di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba mengalami mati mesin tepat di atas rel kereta. Di waktu yang bersamaan, kereta api melintas dari arah barat ke timur.

“Sesampainya di perlintasan, kendaraan berhenti atau mesin mati di jalur rel. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melintas di jalur tersebut,” jelasnya.

Tabrakan pun tak dapat dihindari lantaran jarak kereta yang sudah terlalu dekat. Benturan keras membuat mobil terpental hingga puluhan meter.

“Kereta menabrak bagian depan kiri mobil hingga terpental kurang lebih 20 meter, menabrak tiang, lalu masuk ke area persawahan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat melintasi perlintasan sebidang.

“Pengemudi seharusnya berhenti ketika ada sinyal atau tanda kereta akan melintas,” tegas Eko.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Arif Suryanto, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dari sembilan penumpang, empat orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk seorang anak berusia delapan tahun.

“Benar terjadi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta–Surabaya dengan mobil di perlintasan Tuko. Empat orang meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka,” kata Arif.

Adapun korban selamat di antaranya sopir bernama Kardi (50), serta beberapa penumpang lain. Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban serta menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu resmi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.