Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Ekonomi

Harga Tiket Kereta Lebaran Naik Tajam, KAI Janjikan Diskon dan Kereta Tambahan

Views
×

Harga Tiket Kereta Lebaran Naik Tajam, KAI Janjikan Diskon dan Kereta Tambahan

Sebarkan artikel ini
Harga Tiket Kereta Lebaran Naik Tajam, KAI Janjikan Diskon dan Kereta Tambahan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) merespons keluhan terkait tiket kereta api yang dijual lebih mahal pada periode lebaran 2026. (Foto: Koma.id/Andry Novelino)

Koma.id Keluhan soal mahalnya harga tiket kereta api jarak jauh pada periode Lebaran 2026 ramai diperbincangkan warganet. Sejumlah calon penumpang mengaku harga tiket melonjak signifikan dibandingkan hari biasa, bahkan disebut naik hingga sekitar Rp200 ribu per tiket.

Menanggapi keluhan tersebut, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba menjelaskan bahwa tiket yang saat ini beredar merupakan tiket kereta reguler. Harga tersebut belum mencakup kereta tambahan maupun program diskon yang tengah disiapkan perusahaan.

Silakan gulirkan ke bawah

“Yang dijual saat ini masih kereta reguler. KAI sedang menyiapkan kereta tambahan dan program diskon yang akan diumumkan dalam waktu dekat,” ujar Anne, dikutip Rabu (4/2/2026).

Anne menyebut, penambahan kereta dan pemberian potongan harga merupakan langkah KAI untuk mengantisipasi lonjakan permintaan perjalanan masyarakat pada musim mudik Lebaran.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp12,83 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung mobilitas selama Lebaran 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, stimulus tersebut difokuskan pada diskon transportasi lintas moda, termasuk sektor penerbangan.

Pemerintah memberikan potongan harga hingga sekitar 16 persen melalui kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat kelas ekonomi penerbangan domestik.

Kebijakan ini ditujukan untuk mendorong pergerakan ekonomi dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat pada kuartal pertama 2026.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.