Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Kesehatan

Lonjakan Kasus Influenza A, Puan Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Views
×

Lonjakan Kasus Influenza A, Puan Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Sebarkan artikel ini
Lonjakan Kasus Influenza A, Puan Minta Pemerintah Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
Influenza A menyebar dan jumlahnya kian melonjak di wilayah Indonesia. (Foto/Istimewa)

Koma.id Lonjakan kasus Influenza A yang tengah terjadi di berbagai wilayah Indonesia memicu perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia menilai peningkatan kasus ini bukan sekadar persoalan kesehatan semata, tetapi juga menjadi peringatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional secara menyeluruh.

“Lonjakan kasus influenza ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat sistem kesehatan nasional. Pemerintah perlu merespons secara strategis dan terintegrasi agar tidak menimbulkan dampak luas,” ujar Puan dalam keterangannya, Jumat (17/10).

Silakan gulirkan ke bawah

Puan menegaskan, pandemi COVID-19 sebelumnya telah memberi pelajaran bahwa daya tanggap dan koordinasi lintas lembaga menjadi faktor kunci dalam menghadapi wabah penyakit menular. Karena itu, menurutnya, respons cepat dan antisipatif terhadap tren peningkatan kasus influenza mutlak diperlukan.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa peningkatan kasus influenza di Indonesia saat ini masih dalam batas wajar, dan tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini merupakan pola musiman yang biasa terjadi pada masa peralihan musim. Namun kami tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi lansia dan penderita penyakit penyerta,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman.

Menurut Aji, pola cuaca yang berubah dan kualitas udara yang menurun menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya kasus influenza di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Prof. Tjandra Yoga Aditama, menambahkan bahwa peningkatan kasus influenza bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Malaysia bahkan sudah melaporkan ribuan kasus dengan gejala flu berat hingga menyebabkan beberapa sekolah ditutup sementara,” ujar Prof. Tjandra.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan langkah pencegahan, salah satunya dengan tetap memakai masker di tempat umum.

“Bagi yang sedang sakit maupun sehat, penggunaan masker tetap penting. Ini langkah sederhana tapi efektif untuk menekan penularan penyakit pernapasan, termasuk influenza,” kata Benjamin.

Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan pola hidup bersih dan sehat, menjaga asupan nutrisi, serta melakukan vaksinasi influenza, terutama bagi kelompok rentan.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.