KOMA.ID, SULSEL – Sebanyak 8 kios di Pasar Tradisional Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibobol maling, Rabu 16 April 2025 kemarin.
Deretan kios tersebut dibobol maling di saat seluruh pemilik toko pulang ke rumahnya masing-masing.
Salah seorang korban pembobolan di Pasar Palanro, Jumriah (48) mengaku kehilangan uang ratusan ribu, ditambah beberapa tabung gas elpiji digondol maling.
“Uang ratusan ribu hilang dan beberapa tabung gas LPG 3 Kg,” ujar Jumriah kepada awak media Kamis, (17/4/2025).
Jumriah mengaku mengalami kerugian puluhan juta. Karena puluhan tabung gas elpiji berhasil dibawa kabur.
“Saya mengetahui bahwa kios kami dibobol maling tadi pagi,” ujarnya.
Jumriah mengaku tidak tinggal di kiosnya, karena kiosnya dibuka hanya hari pasar saja, yaitu pada hari Minggu, Selasa dan Jumat. Jumriah menduga, maling masuk ke kiosnya dengan cara membobol pintu dan jendela dengan cara merusak gembok.
“Gembok pintu kios dirusak, tapi kalau kios yang lain ada yang jendelanya dan ada juga pintunya yang dibobol maling,” ungkapnya.
Dia berharap polisi tangkap pelaku agar kasus serupa tidak terulang ke depannya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mallusetasi, Aipda Aswar membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Dia mengaku saat ini masih menyelidiki kasus pencurian tersebut
“Kami sementara menyelidiki kasus ini, untuk info lebih lanjut silahkan koordinasi ke pak Kapolsek,” singkatnya.
Pihaknya kini sedang menyelidiki CCTV di lokasi kejadian dan juga CCTV lainnya yang mengarah ke pasar tersebut.











