Gulir ke bawah!
BeritaPolitik

Usulan Amien Rais Picu Polemik, Gegara Potensi Kembali ke Era Otoriter

4585
×

Usulan Amien Rais Picu Polemik, Gegara Potensi Kembali ke Era Otoriter

Sebarkan artikel ini
Amien Rais

Koma.id – Usulan agar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden kembali diserahkan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menuai perdebatan panas setelah diangkat oleh Amien Rais. Mantan Ketua MPR RI periode 1999-2004 itu mengemukakan pentingnya amandemen Undang-Undang Dasar 1945, dengan menekankan perlunya perubahan pada sistem pemilihan pemimpin negara.

Usulan ini, yang mengingatkan pada praktik sebelum era reformasi, kini menimbulkan polemik luas di masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

Amien Rais mengungkapkan bahwa reformasi sistem pemilihan presiden melalui MPR bisa mengembalikan stabilitas politik dan memperkuat fungsi lembaga legislatif. Namun, ide ini langsung mendapat penolakan keras dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPP, Achmad Baidowi, dengan tegas menolak wacana ini. Menurutnya, mengembalikan pemilihan presiden ke MPR berpotensi membuka jalan bagi kembalinya pemerintahan otoriter. Baidowi menekankan bahwa pemilihan langsung oleh rakyat adalah bentuk paling demokratis yang harus dipertahankan untuk memastikan suara rakyat tetap terwakili secara langsung dalam menentukan pemimpin negara.

Kontroversi ini menimbulkan kekhawatiran luas tentang kemungkinan pengikisan prinsip-prinsip demokrasi yang telah diperjuangkan selama dua dekade terakhir. Masyarakat dan berbagai kalangan politik kini mengamati dengan cermat perkembangan isu ini, sementara perdebatan mengenai amandemen konstitusi terus berlanjut.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.