Gulir ke bawah!
Nasional

Hoaks Tentara Cina Mulai Jajah Indonesia Gegara Prabowo-Gibran Kalah

4061
×

Hoaks Tentara Cina Mulai Jajah Indonesia Gegara Prabowo-Gibran Kalah

Sebarkan artikel ini

Koma.id – Beredar sebuah video dengan klaim tentara Cina telah memasuki Indonesia karena Prabowo Gibran kalah di Pilpres 2024.

Narasi yang ditulis adalah :
TENTARA CHINA TELAH MENYUSUP KE DAERAH2 SIAP CHEOS

Silakan gulirkan ke bawah

Namun setelah dilakukan penelusuran klaim tersebut tidak benar.

Faktanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih RI untuk periode 2024-2029. Ketua KPU Hasyim Asyari membacakan penetapan itu dalam rapat pleno di Kantor KPU, Jakarta Pusat pada Rabu, 24 April 2024.

Penetapan itu juga tercantum secara resmi dalam Keputusan KPU Nomor 504 Tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

“Dengan perolehan suara sebanyak 96.214.691 suara atau 58,59 persen dari total suara sah nasional dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di 38 provinsi,” kata Hasyim. Keunggulan Prabowo-Gibran dari paslon capres-cawapres lain, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sesungguhnya juga telah terprediksi dari hasil quick count, setelah pemilihan hari Rabu, 14 Februari 2024, yang juga diberitakan situs ini dan ini.

Sehingga dapat dimaknai sesungguhnya tidak ada kabar potensi kekalahan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024, sebagaimana isi narasi yang beredar. Dari quick count dan real count, Prabowo-Gibran unggul dalam hitungan suara. Belum diketahui dari mana narasi yang mengatakan tentara Cina telah memasuki Indonesia untuk menjajah. Narasi yang beredar juga tidak lugas dalam melabeli orang-orang dalam video. Mereka kadang disebut tenaga kerja asing (TKA) Cina, kadang juga dikatakan sebagai tentara Cina.

Dengan demikian klaim tersebut tidak benar dengan kategori konten yang menyesatkan.

Sumber : turnbackhoax.id

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.