Koma.id – Kehadiran Pentolan JAD Ustadz Abu Bakar Baasyir bersama Aliansi Solo Raya dalam aksi demonstrasi tolak Timnas Israel dalam laga Piala Dunia U-20 perlu diantispasi kemunculan gerakan teror.
“Potensi itu ada, karena kelompok yang sentimen itu bisa dipetakan sebenarnya, bisa diprediksi siapa kelompok-kelompok ini terutama kelompok-kelompok fundamental,” tegas Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta, hari ini.
Menurutnya, jika memang tidak bisa dicegah kelompok tersebut maka gerakan ini dinilai cukup berbahaya. Namun, ia menyakini Polri sudah melakukan pemetaan dan bisa melakukan pencegahan, dan yang paling penting lagi sebenarnya didewasakan oleh masyarakat supaya mau menerima ini.
“Tapi isu-isu itu ada potensi aksi teror. Dan Densus 88 pasti sudah melakukan berbagai upaya dan sudah melakukan penetrasi,” ucapnya.
“Saya yakin kalau kita, masyarakat bisa bekerjasama dengan baik kemudian aparat juga melakukan pencegahan dengan baik akan sukses kok. Potensi tetap ada, tapi saya yakin bisa ditangani,” pungkasnya.












