Koma.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, melalui akun Twitter-nya mengatakan kasus mutilasi Ryan Jombang saja tuntas apalagi kasus Brigadir J.
Mahfud MD mengaku sudah lama punya impresi bahwa Polri hebat dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan.
Polri mampu mengungkap kasus Ryan Jombang padahal tersangka sudah memutilasi korban dan potongan tubuhnya disebar di beberapa tempat.
Lalu, dia juga membandingkan kasus tewasnya Brigadir J dengan kasus pengeroyokan Ketua KNPI Haris Pertama yang dikeroyok orang di gang sempit.
Diperkirakan tidak akan ada yang tahu, tapi ternyata Polri punya semua alat dan keahlian untuk menemukan tersangkanya.
Kapolda blng siap dan tdk sampai 24 jam para pengeroyok sdh ditangkap,” cuit Mahfud MD.
Oleh karena itu, dia percaya kasus tewasnya Brigadir J pasti bisa diungkap asalkan terus dikawal.
Mahfud MD juga berpendapat kasus Brigadir J bisa tuntas karena locus delicti atau tempat kejadian perkara (TKP) kasus Brigadir J sudah jelas.
Bahkan, sudah jelas ada korbannya.
Konstruksi hukum pembunuhan Brigadir J akan tuntas di tingkat polisi (insyaallah). TSK akan diumumkan hr ini. Sdh lama sy pny impresi POLRI kita hebat dlm penyelidikan dan penyidikan. Kasus mutilasi yg mayatnya sdh terserak di berbagai kota sj bisa dibongkar. Ingat kasus Ryan?
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) August 8, 2022
“Sebab locus delictinya jelas di sebuah gedung, korban jg jelas, orang2 yg ada disitu jg jelas. Bismillah dan Alhamdulillah tuntas. Ayo, kita kawal pengadilannya,” tulisnya.
Dia janji bakal mengungkap kasus tewasnya Brigadir J dan akan mengumumkan tersangka hari ini, Selasa (9/8/2022).
“Konstruksi hukum pembunuhan Brigadir J akan tuntas di tingkat polisi (insyaallah). TSK akan diumumkan hr ini,” cuitnya.












