Koma.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto, mengapresiasi upaya tangkap tangan pejabat Basarnas RI. Ia menilai hal ini menunjukkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memiliki taji di tengah upaya pelemahan lembaga antirasuah.
“Salut, bukti KPK masih punya taji dengan melakukan tangkap tangan, apalagi yang ditangkap salah satu pejabat di Basarnas. OTT yang dilancarkannya tidak pernah meleset,” kata Hari kepada awak media, Rabu (26/7).
Berdasarkan sumber pantauan media, dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK meringkus pejabat Basarnas RI yang juga merupakan orang kepercayaan Kabasarnas, yakni Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Kepala Basarnas RI, Letkol Adm Afri Budi C.
Hari Keenam, SAR Fokus Cari 5 jurnalis, 2 kru kapal dan 1 guide di Selatan Gunung Anak Krakatau
Dia ditangkap petugas KPK saat baru keluar dari Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.
Sedangkan beberapa pihak lainnya ditangkap di Bekasi, tepatnya saat berada di warung Soto Boyolali di Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Bintangi Film Ageman, Kadis PPPA Lampung Hanita Farial Soroti Bahaya Bullying dan Intoleransi
Tangkap tangan ini berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa berupa alat pendeteksi korban reruntuhan.
Ketua KPK, Firli Bahuri menegaskan bahwa hingga kini pihaknya masih bekerja melakukan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti, termasuk pengumpulan keterangan pihak-pihak yang terjaring di Jakarta dan Bekasi pada Selasa (25/7).













