Koma.id– Isu pemakzulan Presiden Jokowi terus memanas dengan pernyataan tajam dari ekonom senior Faisal Basri. Sebagai panelis di acara TII, Faisal Basri menyatakan keyakinannya bahwa Pemilu 2024 tidak akan berlangsung jujur dan adil selama Jokowi masih memegang jabatan presiden.
Faisal Basri tidak hanya menyuarakan keraguan terhadap proses pemilu mendatang, tetapi juga secara terbuka mendesak Jokowi untuk mundur. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan integritas yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Imanuel Cahyadi menegaskan pihaknya menolak ikut terlibat dalam upaya Pemakzulan Presiden Jokowi.
Hal ini menyusul poster digital itu berisi tuntutan menurunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 Februari nanti.
Berbagai logo organisasi kemahasiswaan pun dicantumkan di poster tersebut, antara lain GMNI,HMI, PMII, GMKI, PMKRI, IMM dan lain-lain. Tercantum pula narahubung bernama Aan serta Ketua BEM UI nonaktif Melki Sedek Huang.
“Poster digital itu hoaks. Saya selaku Ketua Umum GMNI menolak tegas pencantuman logo GMNI disitu, karena kami menolak gerakan yang mengingkari prosedur demokrasi semacam itu,” tegas Imanuel.














