Koma.id– Pemerintah Indonesia akan menggelar pertemuan strategis dengan pelaku dunia usaha pada Senin, 7 April 2025, sebagai respons terhadap kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran terhadap dampak kebijakan proteksionis AS yang berpotensi memukul perdagangan internasional, termasuk dengan Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, pemerintah menyebut bahwa pendekatan diplomasi dan negosiasi akan menjadi jalur utama dalam merespons kebijakan Washington. Fokus utama adalah mencari solusi yang saling menguntungkan demi menjaga stabilitas hubungan dagang bilateral serta iklim investasi di dalam negeri.
Sementara itu, gelombang penolakan terhadap kebijakan Presiden Trump memuncak di dalam negeri Amerika Serikat sendiri. Ribuan demonstran turun ke jalan di Washington dan sejumlah kota besar lainnya pada Sabtu (5/4/2025). Mereka memprotes kebijakan-kebijakan kontroversial Trump, terutama langkah terbarunya dalam menaikkan tarif timbal balik terhadap berbagai negara mitra dagang.








